
Pengandonan, 02 September 2026
Puskesmas Pengandonan terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri melalui optimalisasi peran Kader Kesehatan Remaja (KKR) di sekolah. Langkah ini difokuskan pada peningkatan akurasi pencatatan dan pelaporan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) guna mendukung kesehatan generasi muda agar tumbuh sehat dan berprestasi.
Kegiatan pembinaan dan sosialisasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur yang disampaikan oleh Ibu Rica Rubianti, SST, MKM selaku Administrator Ahli Muda bersama tim, mengusung sejumlah poin penting bagi para kader, antara lain:
1. Peran Aktif KKR: Kader Kesehatan Remaja Sekolah dilatih untuk mendampingi serta memantau langsung proses minum TTD bagi remaja putri di lingkungan sekolah.
2. Tertib Administrasi: Penekanan pada prinsip "Catat dengan Teliti, Lapor dengan Pasti" untuk memastikan data distribusi dan konsumsi TTD tercatat secara akurat.
3. Cegah Anemia Sejak Dini: Upaya preventif ini bertujuan menekan angka anemia pada remaja putri yang berdampak langsung pada tingkat kebugaran dan prestasi belajar.
4. Kolaborasi Lintas Sektor: Sinergi antara pihak Puskesmas dan sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang mendukung kesehatan reproduksi serta pencegahan kurang darah.

Adapun peserta kegiatan berjumlah 28 orang yang berasal dari : 3 siswi SMAN 1 Buay Madang Timur, 3 siswi SMPN 2 Buay Madang Timur, 5 siswi SMP Diponegoro, 5 siswi SMP NU Bumi Rahayu, 3 siswi SMP Darul Falah, dan 5 guru penanggung jawab UKS, serta Penanggungjawab program UKS, Gizi dan PKPR di Puskesmas Pengandonan

Melalui penguatan program di tahun 2026 ini, Ns. Ismail selaku kepala Puskesmas Pengandonan dalam arahannya menyampaikan pentingnya kesadaran remaja putri untuk rutin mengonsumsi TTD semakin meningkat, sehingga tercipta generasi yang sehat, kuat, dan beraksi positif di sekolah.
Dok. Admin - Puskesmas Pengandonan